Rico Waas Mengangkat Empat Pejabat Tinggi Pratama: Langkah Strategis dalam Struktur Organisasi

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, telah melangkah maju dalam upaya strategis untuk memperkuat struktur organisasi pemerintah kota. Pada hari Jumat, tanggal 13 Maret 2026, empat Pejabat Tinggi Pratama telah dilantik dan diambil sumpahnya di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota.
Sebuah Pesan Khusus dari Wali Kota
Waas, dalam arahannya, menekankan pentingnya peran dan tanggung jawab yang besar yang sekarang diemban oleh pejabat-pratama tersebut. Dia mengingatkan mereka untuk menjalankan tugas mereka dengan penuh dedikasi dan ikhlas, mengingat tantangan yang akan datang mungkin akan semakin berat.
“Kalian telah dipercaya untuk memegang jabatan ini. Tanggung jawab kalian bukan hanya kepada pemerintah, tetapi juga kepada masyarakat dan Tuhan,” ujarnya kepada para pejabat yang baru saja dilantik.
Pejabat yang Dilantik
Acara pelantikan ini juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap dan Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya Alrahman. Empat pejabat yang dilantik ada Rasyid Ridho Nasution, S.STP, Hendra Ridho Gunawan Siregar, AP, M.Si, Wandro Abadi Agnellus Malau, dan Ahmad Untung Lubis.
Nasution yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Medan, kini telah resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Sementara itu, Siregar, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Medan, kini telah dilantik sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan.
Di sisi lain, Malau, yang sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, kini telah resmi menjadi Kepala Dinas tersebut.
Terakhir, Lubis, yang juga sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan, kini telah resmi menjadi Kepala Dinas tersebut.
Rencana Strategis
Rico Waas menjelaskan bahwa pelantikan ini dilakukan untuk mempercepat pembangunan di Kota Medan melalui dinas-dinas yang sekarang dipimpin oleh para pejabat tersebut. Dia juga menegaskan bahwa peningkatan jabatan bukanlah hal yang sederhana, melainkan peningkatan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Kepada Nasution, yang kini menjabat sebagai Kepala DPMPTSP, Rico Waas menekankan pentingnya peningkatan profesionalitas dalam pengelolaan investasi dan pelayanan perizinan di Kota Medan. “Tahun lalu, nilai investasi kita cukup besar. Jika tahun ini kita tidak mencapai target, tentu ada yang perlu kita evaluasi dalam pola kerja. Investasi akan terus datang, tetapi bagaimana kita mengelolanya dengan baik itu menjadi tanggung jawab DPMPTSP,” ujarnya.
Di sisi lain, kepada Siregar, yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan, Rico Waas meminta agar segera memperkuat dukungan terhadap pelaku UMKM serta sektor perdagangan dan industri di Kota Medan.
Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) juga disinggung oleh Rico Waas sebagai salah satu tugas penting bagi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan. Program tersebut, harus dapat dilaksanakan dengan baik di Kota Medan sekaligus memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan.
Sementara itu, kepada Malau, yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Rico Waas menekankan bahwa tugas yang diemban membutuhkan kesiapsiagaan tinggi karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat.
Di akhir arahannya, Rico Waas kembali mengingatkan para pejabat yang dilantik agar tidak menyalahgunakan jabatan, termasuk menjadikannya sebagai sarana mencari keuntungan pribadi. “Ingat sumpah dan janji jabatan kalian semua. Jangan jadikan jabatan untuk mencari keuntungan untuk diri sendiri. Pertanggungjawaban bukan hanya di dunia, tetapi juga kepada Tuhan,” pesannya.